
Pada tanggal 14 Januari 2026, Departemen Hubungan Internasional (HI) Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan kegiatan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) Tahun 2026 bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, bertempat di Aula LPPM Universitas Hasanuddin, Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan III FISIP UNHAS yang mewakili Rektor, Ketua Departemen HI, jajaran dosen HI UNHAS, serta sekitar 184 peserta dari perwakilan Kementerian Luar Negeri dan institusi pendidikan di Makassar, seperti UNIBOS, UNIFA, UNSULBAR, SMAN 17, dan SMAN 21 Makassar.
Kegiatan diawali dengan menonton bersama pernyataan pers Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, yang memaparkan arah kebijakan luar negeri Indonesia ke depan. Acara kemudian dibuka secara resmi melalui Adam Malik Awards, sebagai bentuk apresiasi Kemenlu RI kepada media pers lokal atas kontribusinya dalam mendukung diplomasi Indonesia. Dalam pernyataannya, Menlu Sugiono menegaskan konsep “Diplomacy Begins at Home”, yakni diplomasi yang berakar pada upaya melindungi rakyat dan memperkuat ketahanan nasional di tengah kondisi global yang semakin rapuh dan tidak terprediksi. Dunia saat ini ditandai dengan interdependensi ekonomi, kaburnya batas antara perdamaian dan konflik, serta semakin menguatnya multipolarisme global. Indonesia, menurutnya, tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dengan menekankan dynamic resilience, kerja sama kawasan, diplomasi ekonomi, serta penguatan multilateralisme.

Menlu juga menyoroti diplomasi ekonomi sebagai inti kebijakan luar negeri, termasuk kerja sama investasi, ketahanan pangan dan energi, kontribusi terhadap SDGs, serta perlindungan WNI di luar negeri. Indonesia juga terus mendorong peran ASEAN, kerja sama Indo-Pasifik, dialog perdamaian di kawasan konflik, serta penguatan diplomasi multilateral. Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi talkshow yang menghadirkan Muhammad Takdir, Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kemenlu RI, Prof. H. Darwis, MA, Ph.D., dan Atika Puspita Marzaman, S.IP., MA sebagai moderator. talkshow berfokus pada diskusi dinamika politik luar negeri Indonesia, tantangan global, serta peran akademisi dalam memperkuat arah diplomasi nasional ke depan.
Rangkaian kegiatan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri 2026 di HI UNHAS menegaskan komitmen Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif yang adaptif dan berorientasi pada kepentingan rakyat di tengah dinamika global yang tidak menentu. Melalui konsep Diplomacy Begins at Home dan Dynamic Resilience, diplomasi Indonesia diarahkan tidak hanya soal keamanan, tetapi juga ketahanan ekonomi, pangan, energi, serta penguatan kerja sama kawasan dan multilateral. Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi khususnya antara pemerintah dan akademisi dalam memahami serta mengkritisi arah kebijakan luar negeri Indonesia ke depannya. Acara kemudian ditutup dengan sesi kuis interaktif, pemberian merchandise kepada para pemenang, serta sesi foto bersama sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan.


