A. Struktur Skripsi
1. Bagian Pembukaan: Halaman judul, lembar persetujuan, abstrak (dalam bahasa Indonesia dan Inggris), kata pengantar, daftar isi, daftar tabel/gambar (jika ada).
2. Konten Utama:
Bab I: Pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, kerangka konseptual, metode penelitian)
Bab II: Tinjauan Pustaka
Bab III: Gambaran Umum
Bab IV: Hasil dan Pembahasan
Bab V: Penutup (Kesimpulan dan Saran)
Bagian pelengkap: Daftar Pustaka, lampiran (jika ada).
3. Gunakan font Times New Roman, ukuran 12, spasi 2.
4. Margin: kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, bawah 3 cm.
5. Referensi mengikuti gaya APA (American Psychological Association) terbaru.
Panjang skripsi: minimal 80 halaman, maksimal 150 halaman (tidak termasuk lampiran), dengan 30% terdiri dari Bab IV hasil dan pembahasan
B. Ruang Lingkup Skripsi
1. Cakupan Tematik :
Tema sentral skripsi ini harus membahas aktivitas lintas batas aktor hubungan internasional (negara/non-negara). Topik ini dapat berfokus pada isu-isu berikut:
– Analisis kebijakan luar negeri.
– Konflik internasional dan pembangunan perdamaian.
– Diplomasi dan negosiasi.
– Organisasi internasional.
– Tata kelola global.
– Studi keamanan (tradisional dan non-tradisional).
– Ekonomi politik internasional.
– Masalah migrasi dan pengungsi.
– Hak asasi manusia dan intervensi kemanusiaan.
– Politik lingkungan dan diplomasi iklim.
– Studi regional (misalnya, ASEAN, UE, Indo-Pasifik).
– Dll.
2. Cakupan Geografis :
Topik skripsi harus menentukan fokus geografis, seperti:
– Negara tertentu (misalnya, Indonesia, Amerika Serikat).
– Hubungan bilateral (misalnya hubungan Tiongkok–AS).
– Suatu wilayah (misalnya, Laut Cina Selatan, Timur Tengah, Indo-Pasifik).
– Tingkat global, jika topiknya membahas masalah transnasional atau sistemik.
3. Batasan Waktu :
Topik skripsi harus menentukan kerangka waktu penelitian:
– Periode sejarah (misalnya, era Perang Dingin, periode pasca-9/11).
– Berbagai tahun (misalnya, 2015–2024) .
– Analisis kontemporer mengenai kejadian terkini atau perkembangan yang sedang berlangsung.
4. Ruang Lingkup Konseptual :
Analisis skripsi harus menggunakan kerangka konseptual dan teoritis HI, seperti:
– Teori besar (Realisme, liberalisme, konstruktivisme, marxisme , dll).
– Konsep dan teori (kekuatan lunak, budaya strategis, kedaulatan, saling ketergantungan, dll).
5. Cakupan Metodologis :
Skripsi harus menggunakan salah satu metode penelitian berikut:
– Kualitatif (misalnya, studi kasus, analisis wacana, wawancara).
– Kuantitatif (misalnya, analisis statistik, survei).
– Metode campuran.
Gunakan sumber primer/sekunder, dokumen resmi, analisis media, dll.
6. Batasan :
Penting untuk mengklarifikasi apa yang tidak tercakup dalam skripsi, misalnya:
– Teori, wilayah, periode waktu, atau isu yang tidak terkait.
– Keterbatasan data tertentu, kendala bahasa, atau masalah akses.