Methodology Course adalah rangkaian dalam Adjunct Professor edisi pertama di HI UNHAS

Pada Kamis, 12 September 2024 kuliah kedua Metodology Course yang dibawakan oleh Mr. Dr. G.A Moerman sebagai salah satu rangkaian kegiatan dari Adjunct Professor kembali dilaksanakan. Dalam sesi ini ia membahas lebih dalam mengenai pendekatan dalam proses wawancara sebagai alat pengumpulan data serta metode Grounded Theory sambil kembali membahas bagaimana pentingnya menggabungkan berbagai metode penalaran dalam penelitian.
Beliau menekankan bahwa persiapan adalah kunci keberhasilan dalam melakukan wawancara. Pewawancara harus memiliki struktur yang jelas, pertanyaan yang disusun dengan baik, dan harus siap dengan strategi untuk menyesuaikan jalannya wawancara sesuai respon yang diberikan. Dr. Moerman juga menjelaskan pentingnya probing atau upaya menggali informasi lebih lanjut. Probing ini dapat bersifat direktif, di mana pewawancara mengarahkan percakapan ke arah tertentu, atau non-direktif, yang membiarkan responden merespons dengan lebih bebas.
Dinamika kekuasaan juga merupakan hal yang dapat terjadi dalam sebuah wawancara. Dinamika ini berperan penting dalam menentukan bagaimana informasi diperoleh. Dalam beberapa situasi, pewawancara lebih mengetahui topik dibandingkan dengan responden, namun di situasi lain, responden bisa lebih banyak mengetahui topik, dan peran pewawancara adalah memfasilitasi eksplorasi informasi tersebut. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan dua perspektif berbeda dalam wawancara, yakni wawancara sebagai tunnel yang fokus pada penguatan instrumen dan wawancara sebagai topic yang fokus pada hasil dari proses wawancara yang dilaksanakan.

Sesi terakhir dari kuliah ini membahas tentang grounded theory, yang merupakan metode inovatif yang memungkinkan peneliti mengembangkan teori berdasarkan data yang dikumpulkan selama penelitian dengan menekankan pada constant comparison, di mana data yang terkumpul dibandingkan secara terus-menerus dengan teori yang sedang dikembangkan. Sesi tanya jawab pun menjadi penutup dalam kuliah kedua yang dilaksanakan. Antusiasme mahasiswa nampak meningkat yang menunjukkan peningkatan minat dan pemahaman mahasiswa sejak kuliah perdana dilaksanakan pada jumat sebelumnya yang tentunya menjadi pertanda baik untuk mencapai tujuan program ini dilaksanakan.


